Kpi Jadi Tukang Kritik Fashion : Blackpink Maimon

Kpi Jadi Tukang Kritik Fashion : Blackpink Maimon

Masih cukup hangat, sebuah kehebohan yang menarik minat saya perihal seorang ibu-ibu menciptakan sebuah petisi untuk menghentikan iklan Televisi blackpink alasannya dianggapnya "Tidak patut alasannya pkainya melanggar norma bla bla bla" dan hbatnya dikabulkan oleh KPI selaku tubuh terhormat yang memilih mana yang layak dan mana yang tidak untuk ditampilkan di televisi indonesia.
 sebuah kehebohan yang menarik minat saya perihal seorang ibu KPI jadi tukang kritik Fashion : Blackpink Maimon
Jujur, ini menciptakan saya gak habis pikir, segitunya apa "blackpink buat adek-nya adek pria berdiri?".

Kalo saya lihat iklan blackpink shop** sih saya gak gimana-gimana mikirnya, mikir mereka manis aja kagak, malah "wah jago ya shop** dapat bayar blackpink jadi merk ambasador mereka duitnya banyak tuh"

Ibu maimon beralasan kenapa menciptakan petisi tersebut alasannya ingin pertelevisian kita lebih baik serta sesuai dengan nilai norma kita.

Ok lah bu saya baiklah dengan alasan ibu untuk menciptakan pertelevisian lebih baik, tapi gak gitu juga kali bu, ada banyak pelencengan acara dan iklan pertelevisian indonesia yang lebih urgent ketimbang problem blackpink, kalau mau bahas soal pornografi ekploitasi perempuan sebagai objyek ya kemarin iklan iklan kayak susu L-mun sama yang di iklanin si Jojo (pemain bulu tangkis) buka ka*s itu juga ibu cekal dong.. masak iya blackpink doang, (tembusan:kpi) yang ingin dilindungi itu siapa bahu-membahu (?)

Baiklah terlepas dari ketidak masuk akal-lan alasan ibu maimon untuk menciptakan petisi tersebut, ia masih punya hak untuk itu, yang jadi masalh disini dan buat saya makin keder dan ingin buang Tv dirumah yaitu yang terhormat KPI, bagaimana tidak ada buuuanyak problem yang perlu dan harusnya sesegera diperbaiki KPI pada pertelevisian indonesia ini malah mengabulkan sebuah petisi dengan dasar argumen yang kurang kuat.

Alasan KPI menurunkan iklan blackpink shop** di 11 channel televisi juga sama alasannya meng-amini argumen ibu maimon bahwa iklan blackpink memang (anggapan mereka) masuk ke pasal objectifikasi terhadap wanita.

Tapi apakah benar demikian? jikalau kalian coba mencari acuan mengenai Objectifikasi perempuan di bidang media kalian akan menemukan sebuah teori dari Male Gaze, dimana Gaze menyampaikan Objectifikasi perempuan pada media yaitu dikala kamera atau lebih tepatnya fokus kamere ditempatkan dari sudut pandang pria (hidung belang). artinya disana kamera akan fokusmenyoroti bagian-bagian tertentu dari perempuan tersebut secara khusus, apakah iklan tersebut demikian? coba kalian ingat-ingat jikalau kalian sudah menontonya kemarin-kemarin sebelum di down oleh KPI. 

Entah kenapa Kpi lebih mengurusi hal menyerupai ini ketimbang sesuatu yang lebih penting dan esensial jikalau benar-benar ingin bertujuan "membuat pertelevisan lebih baik DEMI generasi penerus bangsa" yang juga menjadi impian mulia ibu maimon. misalkan saja itu sinetron-sinetron yang penuh dengan unsur kekerasan, tawuran, yang terkadang bersembunyi dalam legalnya pertarungan MMA walau lebih sering dijalanan, atau anak cukup umur cenderung kecil mempertontonkan adegan pacaran tanpa pengetahuan terang batasan dan wilayah jam tayang, atau televisi dengan program kepentingan jadwal partai pemilik, apa kabar KPI dengan hal itu?

Bukan malah ngurusin fashion baju blackpink dengan argumen pasal yang jelas-jelas salah.

Ini yaitu sebuah opini, kalian dapat saja berbeda dengan saya dan itu wajar. terimakasih sudah membaca, silahkan tinggalkan komentar jikalau kalian setuju.

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Silahkan berkomentar.
Perhatian! Komentar yang mengandung spam tidak akan di terima.