Mencari Niche Blog Yang Tepat? Ini Yang Saya Lakukan Dan Berhasil!

Mencari Niche Blog Yang Tepat? Ini Yang Saya Lakukan Dan Berhasil!

Niche Blog


Mencari Niche Blog Yang Tepat, merupakan sebuah masalah yang cukup besar bagi para blogger pemula.

Pasalnya, kebanyakan dari mereka itu tidak tahu apa yang harus di tulis untuk blognya.

Biasanya ini terjadi bagi blogger pemula yang pada saat awal ingin membuat blog dengan tujuan untuk mendapatkan uang.

Saya tidak bermaksud melarang kamu untuk mendapatkan uang dari blog yang kamu buat. Karena saya pribadi juga sama, ingin mendapatkan uang dari blog saya.

Namun yang menjadi masalahnya, mereka jadi mengabaikan satu hal. Yaitu, passion mereka terhadap kegiatan ngeblog itu sendiri.

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, ketika saya memutuskan untuk membuat blog dengan tujuan untuk mendapatkan uang dari blog, saya juga merasa kebingungan dalam menentukan niche Blog.

Hal tersebut terjadi karena saya tidak mempedulikan apa yang saya suka, dan mencari-cari niche mana yang paling banyak di cari orang di internet?

Akhirnya, saya pun tumbang di tengah jalan, lantaran saya salah memilih niche. 

Saya tidak tahu harus bagaimana lagi untuk menulis. Karena niche yang saya pilih itu, bukan sesuatu yang saya kuasai.

Berdasarkan pengalaman saya tersebut, jika kamu benar-benar ingin menemukan niche yang tepat untuk blog kamu, saya sarankan untuk mengabaikan dulu niat kamu mendapatkan uang dari blog.

Kenapa? Karena jika kamu terus fokus terhadap uang, maka kamu tidak akan pernah bisa menemukan apa yang cocok dengan kamu.

Sebagai contoh! Saat kamu berkunjung ke blog otomotif, dan kamu melihat blog itu sangat ramai di kunjungi dan banyak mendapat komentar serta angka share yang cukup banyak, kamu tertarik untuk ikut membuatnya.

Lalu pada kasus berikutnya kamu menemukan blog kesehatan. Dan di sana kamu juga melihat orang-orang di internet begitu antusias pada blog kesehatan tersebut. Akhirnya kamu ikutan juga membuatnya. Dan begitu pun pada beberapa kasus serupa kedepannya.

Padahal sebenarnya, kamu sendiri tidak menguasai hal itu.

Kamu tidak tahu-menahu soal otomotif, dan kamu juga tidak begitu paham dengan dunia kesehatan.

Tapi karena kamu ngiler dengan keramaian dari blog tersebut, jadinya kamu maksa untuk membuatnya.

Nah kira-kira, bisakah kamu melanjutkannya?

Saya rasa itu tidak akan bisa! Kecuali kamu mau belajar lebih mendalami tentang niche-niche tersebut. Tapi itu akan butuh waktu lama. Yang ada blog kamu akan lama terisi kontennya. Karena menunggu kamu untuk menguasai niche tersebut.

Mungkin kamu berpikir bahwa kamu itu beda dengan saya. Karena kasus yang di atas merupakan kasus yang saya alami. 

Sehingga kamu berpikiran bahwa kamu tidak sama dengan saya, dan kamu akan bisa konsisten dengan niche yang tidak kamu kuasai itu, beda jauh dengan saya.

Tidak masalah! Tapi yang jelas, silahkan kamu coba dulu melakukan apa yang kamu yakini itu. Kalau suatu saat kamu ikut tumbang kayak saya, maka jangan pernah menyalahkan diri kamu sendiri.

Niche blog itu cerminan diri kita

Tahukah kamu apa yang saya lakukan ketika saya menemukan niche yang sesuai dengan keahlian saya? Tentu saja tidak, kan?

Oleh sebabnya saya akan ceritakan disini, dan juga ini bisa dijadikan metode kamu dalam menentukan sebuah niche untuk blog kamu.

Catatan:
blog ini saya buat khusus untuk membantu kamu yang hendak belajar ngeblog. Jadi, ini bukan niche utama saya.

Saat pertama membuat blog, saya sudah memutuskan untuk membuat blog tentang apa. Dan akhirnya saya pun berhasil membuatnya.

Niche yang saya pilih saat itu adalah blog cerpen. Alasannya karena saya suka mengarang cerita (bukan berarti saya tukang bohong).

Namun, karena tak kunjung membuahkan hasil dan trafik yang di dapat pun selalu di bawah 100 perhari, akhirnya saya mencoba untuk mencari niche lain lagi yang sekiranya banyak di cari orang.

Dan kemudian saya tertarik dengan niche yang membahas dunia blogging, karena peminatnya yang sangat banyak. 

Dan akhirnya saya pun mencoba untuk membahas tentang blogging.

Setelah dijalani dan berhasil membuat beberapa konten, tapi ternyata trafik yang di dapat pun tetap sama (nggak ada perubahan). Dan saat itu pula saya menyerah.

Saya hapus blog saya, dan berhenti untuk ngeblog.

Tapi, beberapa hari berikutnya, saya seperti merasa terpanggil kembali untuk melanjutkan kegiatan ngeblog saya. Padahal saya sudah tidak punya blog lagi.

Dan karena saya tidak dapat menahan gejolak hati saya untuk kembali membuat blog, sayapun memutuskan untuk membuat blog lagi.

Saya kembali lagi menjadi seorang blogger.

Namun itu tidak berselang lama juga. Saya kembali tumbang dalam alasan yang sama.
Lalu saya bangkit lagi, tumbang lagi. 

Bangkit lagi, tumbang lagi. Dan itu terjadi berkali-kali. Hingga akhirnya saya benar-benar menemukan apa yang saya suka dan apa yang benar-benar ingin saya tulis di blog saya.

Seperti sebelumnya, sayapun kembali membuat blog lagi dengan energi yang penuh semangat dan positif. 

Dan pada saat itu, saya tidak bimbang lagi dengan niche yang akan saya pilih, dan tentu saja, saya yakin bahwa saya akan bisa bertahan dalam waktu yang lama dengan blog baru saya itu.

Dan ya, itu benar terjadi! Sampai saat ini, terhitung saya bisa bertahan selama 2 tahun dengan blog baru saya itu, dengan sebuah niche yang campur aduk (gado-gado).

Bisa lihat di im4j1ner.com

Mungkin menurut para master di luaran sana, blog gado-gado tidak bisa di katakan sebagai niche.

Ya saya juga mengerti. Karena pembahasannya yang tidak konsisten, sehingga membuat pengunjung jadi bingung, bahwa blog saya itu blog yang membahas tentang apa?

Tapi terlepas dari itu, dengan melakukan metode ini, saya jadi tahu apa yang menjadi minat saya dan mana yang lebih banyak di minati orang banyak?

Tapi kalau kamu tidak mau membuat blog gado-gado, saya sarankan kamu untuk membuat beberapa blog.

Dengan begitu, topik blog kamu tidak tercampur aduk.

Lakukan seperti ini!

Anggap saja kamu sudah punya satu blog, dan belum mengisi satupun artikel, karena masih bingung milih niche nya.

Nah, saya sarankan kamu untuk menulis sebuah hal yang kamu suka. Apa saja! 

Entah itu game yang kamu suka, film, aplikasi, cerpen, atau apapun. Silahkan tulis dan posting di blog kamu. Cukup satu saja dulu. Dan jangan lupa di share!

Kemudian langkah selanjutnya, saat kamu menemukan sebuah ide ataupun mendapat inspirasi tentang sebuah hal yang ingin kamu bahas lebih dalam, silahkan kamu bahas di blog kamu.

Jika topik yang hendak di bahas berbeda dengan topik yang sudah kamu posting di blog tadi, maka saya sarankan kamu untuk membuat blog baru lagi. Tapi jika masih satu golongan, cukup membuat postingan baru saja. Kemudian share lagi!

Intinya dalam kasus ini adalah, setiap kamu menemukan ide-ide baru atau hal yang ingin kamu tulis, maka tulis dan posting. 

Jangan pikirkan soal niche mana yang paling banyak di cari orang, tapi fokuskan dulu, mana yang sekiranya kamu sukai?

Dengan begitu, kamu tidak akan ada beban dalam menulis, dan juga kamu akan menemukan orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan kamu. 

Bukankah itu akan mudah buat blog kamu untuk menemukan pengunjung setia?

Saya pun begitu! Saat saya membuat blog im4j1ner.com, saya tidak memikirkan apa-apa yang banyak orang cari. Tapi saya fokus dengan apa yang saya sukai.

Saat saya bermain game dan saya ingin membahas game itu di blog saya, saya tulis. 

Saat saya nonton anime yang menarik dan saya ingin menulisnya, saya tulis. 

Ketika saya ingin membuat komik strip di blog saya, saya buat. 

Intinya apapun yang saya suka dan ingin saya tulis, maka saya tulis.

Percaya atau tidak, tulisan saya pun di temukan oleh orang-orang yang tepat.

Saya tidak mengira tulisan saya di baca oleh orang banyak. Entah itu tulisan tentang game, tulisan tentang anime, atau tulisan lainnya. 

Hampir semua tulisan yang saya buat tanpa memikirkan trafik, ternyata mendapat tayangan yang lumayan. Itu benar-benar sesuatu yang membuat saya menjadi semakin serius dalam menulis.

Kalau kamu berminat dengan cara saya dalam menemukan niche blog, kamu bisa ikut mempraktekkannya.

Tapi jika kamu tidak ingin membuat blog gado-gado, kamu bisa memisahkannya (seperti yang saya katakan di atas).

Dengan begitu kamu tidak perlu bingung lagi tentang niche apa yang tepat untuk blog kamu, dan juga kamu tidak perlu fokus pada satu niche blog saja. 

Dan yang penting, meskipun kamu menulis di berbagai topik, blog kamu tetap blog dengan satu niche (bukan blog gado-gado).
Nah sekarang selanjutnya, tergantung kamu. Selamat ngeblog...

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Silahkan berkomentar.
Perhatian! Komentar yang mengandung spam tidak akan di terima.