Ingin Membuat Blog? Terapkan 4 Aturan Ini Biar Tidak Berhenti Ditengah Jalan

Ingin Membuat Blog? Terapkan 4 Aturan Ini Biar Tidak Berhenti Ditengah Jalan

Membuat Blog


Membuat blog - Kegiatan blogging sejauh ini semakin banyak di nikmati oleh kaula muda. Pada dasarnya mereka ingin menyuarakan isi hatinya, berbagi informasi, mengeluarkan bakat menulisnya, dan atau mungkin ingin mendapatkan uang dari blog. Apapun itu alasannya, yang terpenting adalah bagaimana mereka menjalani kegiatan ngeblog tersebut.

Sebelumnya saya pernah membahas tips memulai menjadi blogger, beserta langkah-langkahnya yang harus di persiapkan. Kamu bisa membacanya disini.

Membuat blog pada dasarnya bukanlah sesuatu yang main-main. Ada beberapa rule yang harus kamu perhatikan, agar blog kamu nantinya berhasil di kenal orang. Karena kemungkinan besar motivasi kamu membuat blog karena tergiur dengan penghasilan para master yang sudah sukses kan?

Maka dari itu, kamu tidak bisa sembarangan dalam membuat blog. Tidak boleh juga asal posting. Semuanya harus kamu pelajari terkait tentang kegiatan blogging.

Disini saya ingin berbagi pengalaman sama kamu selama saya menjalani kegiatan ngeblog. Maka dari itu, saya disini tidak ingin di anggap sebagai master atau semacamnya. Tapi saya hanya ingin kamu anggap sebagai teman kamu sesama blogger yang masih belajar.

Peraturan menjadi blogger

Peraturan ini bukan peraturan secara resmi yang di buat oleh organsiasi atau kelompok tertentu. Melainkan peraturan ini saya buat sendiri, sebagai acuan saya menjadi seorang blogger. Karena pada hakikatnya, apapun kegiatannya harus ada rule yang di perhatikan.

Meskipun ngeblog itu atas dasar kehendak kita, tapi pada kenyataannya apa yang kita buat untuk di tunjukkan ke orang banyak. Maka untuk itu, kalau kamu berniat ingin mulai membuat blog, kamu bisa menerapkan beberapa aturan yang saya buat ini. Kira-kira peraturannya sebagai berikut:

  - Kenali diri sendiri.
  - Apa yang ingin di sampaikan?
  - Konsistensi.
  - Tujuan.

Cukup empat itu saja yang harus kamu perhatikan terlebih dahulu.

Kenali diri sendiri

Sebagian blogger pemula, ketika hendak membuat blog mereka langsung tergesa-gesa dalam memutuskan untuk membuat blog pertama mereka, tanpa mereka sadari siapa mereka.

Maksudnya, mereka dengan entengnya langsung membuat blog, tanpa tahu apa yang harus di lakukan sebagai blogger. 
Akhirnya mereka kebingungan sendiri dan bertanya-tanya ke berbagai forum dengan sebuah pertanyaan yang seharusnya mereka bisa jawab sendiri.

Kurang lebih pertanyaan mereka seperti ini: "Bang, ajarin saya ngeblog dong," "bang, gimana sih caranya buat blog?" "Bang, enaknya nulis tentang apa ya buat postingan blog?"

Itu adalah pertanyaan yang sering di ajukan oleh blogger pemula yang pada saat awal membuat blog tidak mau mengenali diri mereka terlebih dahulu.

Bukankah pertanyaan tersebut tidak harus di pertanyakan?

Memang, untuk sebagian orang memaklumi sebagaimana seorang newbie mempertanyakan pertanyaan tersebut. 

Namun saya pribadi, jauh sebelum saya memulai membuat blog, yang saya lakukan adalah mencari informasi seputar dunia blogging dalam kurun waktu kurang lebih satu minggu. Dan itupun saya masih ragu.

Masih ragu nya bagaimana? Karena saya sendiri belum tahu, siapa sebenarnya saya? Mengapa saya ingin membuat blog? Dan apa alasan saya tertarik untuk menjadi seorang blogger?

Saya sama sekali belum memutuskan untuk membuat blog, meskipun saya sudah (bisa dikatakan paham) dengan dunia blogging. Saya masih saja terus mencari-cari informasi yang banyak terkait kegiatan blogging.

Hal itu saya lakukan agar saya benar-benar paham dan mengenal kepribadian saya sendiri.

Maksud mengenal diri sendiri disini adalah, saya ini awalnya bukanlah seorang blogger. Bahkan saya tidak tahu apa itu blog. Maka dari itu, ketika saya mulai mengenal tentang blog dan tertarik untuk menjadi seorang blogger, maka disitu saya harus lebih mengenal jauh tentang saya. 

Apakah saya memang seorang blogger? Sehingga saya tertarik untuk terjun ke dunia blogging? Lalu, apa yang bisa saya lakukan dengan blog saya?

Lebih jelasnya seperti ini. Ketika kamu mengenal seorang lawan jenis (sebut saja cewek, karena saya cowok). Apakah pada saat itu kamu berpikir, "pantaskah saya menjadi pacarnya?" "Saya bukanlah orang yang spesial, apakah dia mau dengan saya?" Jika kamu pernah berpikiran seperti itu, itu berarti kamu mencoba mengenal diri kamu sendiri, sebelum bertindak pdkt dengan si doi.

Dalam kegiatan ngeblog juga sama. Kamu harus kenali diri kamu sendiri, "bisakah kamu menjadi seorang blogger?" Dan bila kamu jawab bisa, maka selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah mencari jawaban atas jawaban kamu. Maksudnya?

Kembali ke perumpamaan tadi!

Setelah kamu yakin bahwa kamu layak menjadi pacar dari cewek tersebut, maka kamu pun pasti akan mencari informasi, apa yang di sukai cewek tersebut, dan tipe cowok seperti apa yang dia sukai. Jika sudah dapat, tentu saja kamu akan bertindak, kan?

Begitupula dengan dunia blogging.
Saat kamu sudah tahu rule yang ada didalam kehidupan blogging, maka langkah selanjutnya adalah tergantung dari kemantapan hati kamu. Apakah kamu ingin lanjut menjadi seorang blogger? Atau mundur?

Untuk itulah gunanya mengenali diri sendiri terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menjadi seorang blogger. Intinya, sanggup tidak menjalani kehidupan seorang blogger?

Mungkin kamu akan berkata bahwa tindakan ini tidak penting, karena terlalu banyak berpikir. Dan mungkin menurut kamu langkah lebih baiknya adalah dengan cara langsung membuat blog. Masalah sanggup tidaknya, itu urusan belakang. Ya itu terserah kamu juga.

Yang jelas, kalau kamu benar-benar ingin sukses dari blog yang kamu kelola, maka kamu harus berpikir jangka panjang. Kalau kamu hanya mencoba-coba, maka kamu sampai kapanpun tidak akan berhasil! Karena dapat uang dari blog itu tidak semudah kamu jualan es kelapa.

Kalau kamu ingin mendapatkan uang yang banyak dari blog, maka kamu harus kenali diri kamu terlebih dahulu! Sanggupkah kamu menjadi seorang blogger? Karena tujuan kamu menjadi blogger adalah uang. Sedangkan mendapatkan uang dari blog, tidak bisa secepat yang kamu pikirkan.

Apa yang ingin disampaikan?

Setelah kamu mengenali diri kamu dan mulai memutuskan untuk membuat blog, maka rule yang harus kamu ikuti selanjutnya adalah "apa yang ingin kamu sampaikan?" Tentu saja kamu paham dengan maksud dari rule ini kan?

Karena menjadi seorang blogger itu bukan soal buat blog terus selesai. Tapi apa yang ingin di sampaikan dalam blog tersebut?

Dan karena blogger pemula tidak mau mengenali diri mereka terlebih dahulu, maka pertanyaan seperti, "bang, enaknya nulis apa ya buat blog?", itu sering di pertanyakan. Maka dari itu saya menyarankan kamu untuk mengenali diri kamu terlebih dahulu.

Apa sebenarnya yang kamu kuasai? Apa yang sekiranya kamu sukai? Dan hal apa yang saat kamu membicarakannya, seakan-akan otak kamu itu tidak ada hambatan dalam merangkai kata dan menulisnya? 

Itulah yang harus kamu tulis! Bukan malah bertanya kepada orang lain! Karena orang lain juga tidak tahu kamu harus nulis apa?

Dalam hal ini saya mohon kamu untuk kesampingkan dulu pikiran ingin mendapat uang dari blog. Karena ini memerlukan waktu yang lama. Kalau kamu cuma mikirin uang, maka kamu nggak akan maju-maju, dan mungkin kamu nggak akan bisa konsisten nulis.

Tujuan membuat blog yang paling dasar adalah ingin berbagi informasi kepada orang banyak. Sehingga mereka yang mempunyai masalah, dapat terbantu dengan tulisan kita.

Kalau kamu suka membuat cerpen, ya udah buat aja cerpen. Begitupun kalau kamu suka nulis kejadian sehari-hari kamu, maka kamu juga tidak masalah untuk menulisnya. Karena toh kamu juga tidak akan mendapat apa-apa.

Tapi, kamu jangan berpikiran itu membuang-buang waktu! Karena itu adalah langkah awal menuju kesuksesan kamu!

Kamu cukup mencoba untuk mencintai dunia kamu yang baru itu. Yaitu dunia blogging. Kalau di awal saja kamu sudah pesimis, maka kedepannya kamu akan tumbang, sebelum mendapatkan hasil.

Disini saya tidak mau membebani kamu dengan saran membuat artikel yang paling banyak di cari orang melalui Google atau semacamnya. Karena kalau saya menyarankan hal tersebut, belum tentu juga itu kesukaan kamu atau keahlian kamu.

Sebagai contoh kamu lebih suka atau lebih jago membuat cerpen. Tapi saya menyuruh kamu untuk membuat artikel tentang review game. Kamu yang tidak ahlinya pasti akan kesulitan, kan? Walaupun kamu suka game, belum tentu kamu bisa mereview nya dalam bentuk tulisan, kan? Maka dari itu saya lebih suka menyarankan kamu untuk menulis sesuatu yang kamu suka saja.

Dalam kasus ini masalahnya adalah tentang artikel yang paling banyak dicari orang melalui Google. Jika begitu, saya ada pertanyaan buat kamu, "apakah blog Raditya Dika artikelnya paling banyak dicari orang melalui Google pada waktu ia masih menjadi seorang blogger?"

Kalau kamu tahu, artikel yang di buat Raditya Dika di blognya itu isinya cerpen ataupun diary dia doang. Nggak ada kata kunci apapun yang sering orang ketikkan di Google. Tapi hasilnya, blognya berhasil mendapatkan trafik yang tinggi. Padahal awalnya hanya beberapa orang saja yang membaca artikelnya. Itu artinya, apapun yang kamu suka dan kamu ingin menulisnya, maka tulislah!

Kalau kamu hanya memikirkan artikel yang paling banyak dicari orang melalui Google, maka kamu tidak akan bisa membuat artikel yang berkualitas yang sesuai dengan diri kamu. Artinya, kamu hanya akan s kebingungan ingin menulis tentang apa. Akhirnya bertanya kepada orang lain yang juga tidak peduli dengan apa yang ingin kamu tulis.

Konsistensi

Keyakinan kamu dalam membuat blog dan juga keahlian kamu dalam menulis artikel, bukan patokan bahwa blog kamu akan sukses. Karena pada kenyataannya, konsistensi lah yang berperan penting. Terkecuali blog kamu sudah di kenal banyak orang. Tapi itupun bukan berarti kamu boleh tidak konsisten kalau blog kamu sudah terkenal.

Karena bagaimanapun juga, konsistensi adalah pondasi yang sangat penting dalam menjalani kehidupan seorang blogger. Agar kedepannya, blog kamu tidak tumbang di tengah jalan.

Kebanyakan blogger pemula menyerah di awal karena mereka dasarnya tidak sabaran. Mereka pikir mendapatkan uang dari blog itu sesuatu yang mudah. Dan setelah dijalani ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi, akhirnya mereka berhenti dan lanjut jualan es kelapa. Karena ya memang, dibandingkan dengan seorang blogger, jualan es kelapa jauh lebih mudah dalam hal mendapatkan uang.

Itu artinya, kalau kamu masih memikirkan uang dari blog, maka lebih baik kamu jualan es kelapa saja. Lebih cepat hasilnya! 

Tapi kalau kamu masih bersikukuh untuk tetap menjadi seorang blogger, maka untuk langkah awal, kamu jangan pikirkan soal uang terlebih dahulu. Melainkan fokus dengan konten blog kamu dan juga konsistensi dalam hal mengurus blog kamu, termasuk update konten secara berkala.

Tidak perlu setiap hari! Jika itu menurut kamu terlalu berat, cukuplah seminggu sekali saja.

Tujuan

Tujuan disini bukan tujuan kamu ngeblog, ya! Karena jika tujuan itu, tentu cuma kamu dan Tuhan yang tahu.

Nah tujuan disini adalah, tujuan mengenai blog kamu kedepannya bagaimana? 

Artinya, kamu capek-capek nulis setiap hari dan juga sering tidur malam cuma untuk mengurus blog, itu sebenarnya untuk apa? Kalau untuk kesenangan sendiri, mungkin kamu tidak perlu merencanakan tujuan untuk blog kamu. Tapi jika kamu ingin mendapatkan hasil dari pekerjaan kamu itu, maka kamu harus merencanakannya dari awal.

Yang saya lakukan pada blog saya mengenai tujuan adalah, saya menargetkan dalam kurun beberapa bulan, trafik blog saya harus bisa konsisten di angka 1000. Entah itu jumlah visitor ataupun page view, harus berada di angka 1000. Tujuannya untuk apa? Untuk saya daftarkan di Google AdSense, agar ada iklannya dan bisa menghasilkan uang darinya.

Ya walaupun sebenarnya angka 1000 itu masih belum cukup untuk menghasilkan uang yang banyak dari blog, tapi saya memutuskan di angka tersebut blog saya harus di monetisasi.

Alasannya adalah, ketika blog saya yang sudah bisa menyentuh angka 1000 setiap harinya, maka saya berencana untuk membuat blog baru lagi. Hal ini guna untuk membantu trafik yang di rasa masih kurang untuk mendapatkan uang dari blog. Dan ketika blog saya sudah di terima oleh Google AdSense, maka isi di artikel blog baru saya pun sudah lumayan banyak.

Karena untuk di terima sebagai penayang iklan Google AdSense itu memerlukan waktu yang cukup lama, untuk itu sambil menunggu di terima, saya isi blog baru saya dengan artikel-artikel yang sudah di siapkan sebelumnya. Tentu saja, blog yang saya daftarkan di Google AdSense pun masih tetap saya update.

Dalam hal ini, tujuan saya adalah ingin untung dari blog saya. Maka dari itu saya pikirkan tujuan untuk blog saya kedepannya. Jadi, kamu juga harus memikirkan tujuan untuk blog kamu. Hal ini guna membantu kamu untuk tetap konsisten dan fokus pada tujuan kamu menjadi blogger.

Intinya adalah, 4 rule di atas itu saling terhubung dengan yang lainnya. Kalau kamu mengikuti semuanya, maka kemungkinan besar kamu akan bisa mendapatkan hasilnya. Tapi kalau kamu tetap ngotot ingin membuat blog semau kamu, maka percaya atau tidak, kamu tidak akan bertahan lama.

Nah mungkin itu saja tips dari saya mengenai 4 aturan sebelum membuat blog untuk pemula. Sekali lagi! Artikel ini saya buat bukan bermaksud untuk menggurui kamu. Melainkan hanya sekedar berbagi pengalaman sesama blogger saja. Salam sukses dan semoga blog kamu menjadi blog yang menghasilkan banyak uang.


Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments

Silahkan berkomentar.
Perhatian! Komentar yang mengandung spam tidak akan di terima.